Old school Swatch Watches
Logo tzuchi-logo

HOMEKata perenunganGambar

 Hampir seluruh cerita dalam buku ini perna di turunkan secara lisan dalam tradisi wihara kami. banyak diantaranya berakar dalam naska naska kuni budhhis dan di tumbuh kembangkan secara bebas dalam setiap penuturan, untuk penyusuaian dengan waktu. akan tetapi, beberapa cerita lebih merupan anekdot modern yang memperkaya kisah cerita kita.

jika suatu cerita dikembangkan dari naska buddhis tertentu, sumber rujukannya di cantumkan di bawah ini, beberapa tak dapat sumbernya , kemungkinan adalah cerita yang perna saya dengar dan ingat pada masa masa awal dari tiga puluh lima tahun menjadi pengikut buddha. sumber utama bahan baku buku ini adalah hidup saya sendiri, khususnya selama 35 tahun menjadi biksu saat cerita cerita ini terjadi, atau terdengar dalam ceramah yang inspirasi di aula wihara kami.

1. Devaputta samyutta, sutta no.26 terjemahan saya sendiri.

2. kisah ini diambil dari berbagai sumber, sumber asli terutama dari Dhammapada ayat 110 dan Theragatha yang memuat ayat dari biksu Adhimutta.

3. kisah ini berakar pada samyutta nikaya, kosala samyutta sutta no.8 dan  juga dalam udana, vagga 5, sutta no.1

4. kisah diambil dari samyutta nikaya, sakka samyutta sutta no.22

5. saya pertama kali mendengar cerita kuno ini ketika masih sebagai pemuda buddhis di inggris. cerita ini perna di cerita kembali dab di terbitkan oleh indres shah dalam buku the way of sufi.

6. izin untuk mengutip puisi ini telah diberikan oleh jonathan wilson fuller sebagai penciptanya.

7. cerita ini berdasarkan cerita jataka no.107.

8. cerita ini berdasarkan cerita jataka no.215.

9. cerita ini berdasarkan udana, bab 6 sutta no.4


IconHome
IconKata perenunganIcongambar


U-ONC-STATxoxHits.com-free counter serviceTOP RANK 2013 ©copy right kata-perenungan.mobie.in - dising by darwin